Mau Pinjaman Tanpa BI Checking

Pemeriksaan kualifikasi debet ini disebut BI Checking atau SID (Sistem Informasi Debitur). Saat ini SID telah dialihkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nama SLIK OJK (Sistem Informasi Informasi Keuangan).

Pemberi pinjaman harus menghitung risiko dari setiap dana pinjaman yang dikucurkan kepada calon peminjam. Jika calon debitur dinilai tidak mampu membayar tagihannya, bank tentunya tidak ingin menghadapi risiko kredit macet yang dapat berdampak negatif terhadap arus kas bank. Jika skor kredit negatif, meskipun pengajuan pinjaman disetujui, tingkat bunga yang dikenakan lebih tinggi. Hal ini dapat mengantisipasi kecilnya risiko kerugian yang dapat ditimbulkan oleh pemberi pinjaman jika debitur mengalami kebangkrutan.

Lalu bagaimana jika riwayat kredit Anda buruk padahal Anda membutuhkan dana?

Tidak perlu berbicara tentang pemberi pinjaman uang atau pinjaman palsu. Jika Anda tergoda untuk menggunakan layanan mereka, Anda sedang mencari masalah baru. Anda pasti ingin meminjam dana di tempat formal dan legal agar tidak tertarik dengan aturan tanpa aturan, bukan? Saat ini, beberapa perusahaan financial technology atau fintech menawarkan pinjaman BI yang tidak diatur. Namun, bukan berarti pengajuan pinjaman tidak melalui proses analisis kredit, sehingga pasti akan lolos. Pemberi pinjaman tanpa pemeriksaan BI memiliki analisis skor kredit sendiri untuk memilih kesesuaian calon peminjam.

Berikut lima fintech yang menawarkan KTA tanpa kendali Bi.

1. Modalku

Modalku adalah fintech yang menawarkan pinjaman khusus untuk UKM melalui pinjaman peer-to-peer. Jika Anda membutuhkan modal perusahaan untuk mengembangkan UKM yang Anda kelola, Anda dapat mengajukan pinjaman melalui situs My Capital ini. Selanjutnya, dana pinjaman akan diserahkan melalui metode crowdfunding yang merupakan joint venture antar pemberi pinjaman. Pinjaman ditawarkan mulai dari Rp50 juta hingga Rp2 miliar dengan jangka waktu pinjaman 3 hingga 24 bulan.

2. Tunaiku

Tunaiku menawarkan limit pinjaman maksimum mulai dari Rp 2 hingga 20 juta dengan durasi antara 6 hingga 20 bulan. Pinjaman ini akan menghasilkan bunga dengan jumlah tetap sebesar 3% per bulan dan biaya administrasi Rp 540.000. Sementara itu, jika Anda terlambat membayar cicilan, Anda akan dikenakan keterlambatan pembayaran sebesar Rp100.000 dan bunga keterlambatan pembayaran sebesar 0,16% per hari.

3. Koinworks

Karenanya, KTA tanpa kendali BI tersedia untuk pinjaman peer-to-peer fintech, Koinworks. Berbeda dengan My Capital, Koinworks memberikan tiga jenis pinjaman, yaitu pinjaman usaha, pendidikan dan kesehatan. Koinworks menawarkan limit pinjaman hingga Rp 2 miliar dengan durasi 6-24 bulan. Pinjaman ini akan menghasilkan bunga antara 0,75 hingga 1,67% per bulan.

4. Pendanaan

Funding atau Fast Funds menawarkan pinjaman dengan limit maksimal Rp 1 juta dengan durasi antara 7 hingga 30 hari. Tidak seperti produk pinjaman sebelumnya, pembayaran pinjaman dilakukan dalam sekali pembayaran. Setiap pinjaman Fast Fund akan dikenakan biaya layanan 0,2% per hari, biaya penilaian risiko Rp 14-60.000, biaya administrasi Rp 13.400-57.500, biaya penagihan Rp11.600-50.000, dan biaya pemrosesan data Rp13.400-57.500.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *