Penyebab Umum yang Buat Pengajuan Pinjaman Ditolak

Semakin banyak kebutuhan yang harus dipenuhi membuat orang mengajukan pinjaman tunai. Apalagi saat mengajukan pinjaman secara online. Namun tidak jarang pengajuan pinjaman Anda ditolak oleh pemberi pinjaman. Alasannya bisa sangat sepele, lho. Meskipun ini adalah penyebab umum, banyak orang tidak menyadarinya. Apakah Anda membutuhkan dana dengan cepat untuk kebutuhan yang mendesak? Cobalah untuk mengajukan pinjaman. Namun sebelum mengajukan pinjaman, simak dulu penjelasan di bawah ini agar pengajuan kredit Anda tidak ditolak.

1. Anda sulit dihubungi

Saat mengajukan pinjaman, pemberi pinjaman (analis kredit) pasti akan melakukan wawancara data pribadi melalui telepon. Jadi pastikan Anda memasukkan informasi kontak Anda dengan benar. Pengajuan kredit dapat ditolak jika pemberi pinjaman kesulitan menghubungi Anda.

2. Referensi tidak dapat dihubungi

Selain Anda, pemberi pinjaman juga akan menghubungi referensi yang telah Anda daftarkan. Referensi bisa suami / istri, orang tua dan atasan di kantor. Pastikan juga nomor telepon referensi yang diberikan sudah benar.

3. Sejarah kredit Anda buruk

Bank Indonesia (BI) menyimpan riwayat peminjaman uang kepada bank dan lembaga keuangan non bank. Berdasarkan data Inspeksi BI, Anda mengaku memiliki riwayat kredit macet. Pinjaman Anda pasti tidak akan dilunasi.

4. Entri informasi yang salah

Saat mengisi formulir pengajuan pinjaman, pastikan Anda memasukkan informasi yang benar dan akurat. Contohnya termasuk pendapatan, status tempat tinggal, dan status pekerjaan. Jangan biarkan peminjam berbohong. Pasalnya, analis kredit pasti akan mengecek bidangnya. Jika fakta tidak sesuai, pengajuan pinjaman bisa langsung ditolak.

5. Penggunaan kartu kredit

Salah satu syarat lain untuk mengajukan pinjaman adalah memiliki kartu kredit (pinjaman KTA). Alasannya, pola penggunaan kartu kredit akan mencerminkan situasi keuangan Anda. Riwayat penggunaan kartu kredit Anda juga akan dipertimbangkan saat menyetujui pinjaman. Jika Anda terbiasa menggunakan 70% dari limit atau bahkan pengeluaran melebihi batas, pengajuan pinjaman akan sulit diproses.

6. Jumlah pinjaman terlalu besar

Jika sebelum mengajukan pinjaman menurut Anda Anda mengajukan kredit maksimal. Namun besaran credit limit yang diberikan tidak ditentukan oleh keinginan Anda. Limit kredit akan disesuaikan dengan kemampuan Anda dalam melunasi utang. Pemberi pinjaman biasanya memeriksa jumlah pendapatan hutang lain yang Anda miliki.

7. Anda tidak memiliki kartu kredit

Khusus untuk produk pinjaman tertentu, pemberi pinjaman biasanya memberikan ketentuan tertentu seperti memiliki kartu kredit yang masih aktif minimal 1 tahun. Kartu kredit aktif artinya kartu kredit tersebut masih digunakan secara rutin dan dicicil sudah dibayarkan.

8. Lokasi dan kondisi rumah

Ini berlaku untuk pengajuan KPR. Bahkan jika Anda memenuhi persyaratan pemberi pinjaman dalam hal pendapatan dan kebutuhan lainnya, aplikasi Anda mungkin ditolak karena alasan ini. Sekadar catatan, bank biasanya lebih mudah memberikan KPR jika lokasi rumahnya dekat dengan jalan raya, bisa dilalui mobil, dan bebas banjir. Sedangkan untuk rumah kedua, bank biasanya akan melihat kondisi rumahnya. Semakin baru rumahnya, semakin mudah untuk dikumpulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *